Piilih Boneka Stitch untuk Hadiah Wisuda

Ilham menunduk, saat ia mendongak kembali, berwajah beralih jadi sosok anak kecil yangRangga saksikan di Hadiah Wisuda ilusinya. Lalu ia beralih jadi dewasa. “Aku, anak kecilyang kamu maksud. ”

Butuh kalianketahui kalau sosok yang Rangga saksikan yaitu sosok Pemuda dengan Tinggi yangsama dengan Rangga, namun berwajah tampak pucat, putih sekali. Lingkaran hitamterlihat terang di sekitar matanya. Di bagian kepalanya juga ada parang yangmasih menancap serta Darah yang mengalir keluar dari kepalanya

“A.. apa? siapa lo? Ngapain lo masuk ketubuh Ilham! ” Rangga

“Aku, namaku Diki. Saya orang yang tinggal di rumah ini sebelumnya mereka berdua. 19 th. waktu lalu, saya dilahirkan, di rumah ini.

Tinggal bersamaayah yang senantiasa nyiksa saya, itu rasa-rasanya gak enak. Dia gak sempat terima saya, nganggep saya, bahkan juga dia tidak suka sama saya. Hanya dikarenakan Ibu saya meninggalwaktu melahirkan saya. Itu yang ngebuat dia jadi demikian! Cinta dia bikin Mamabegitu besar, beda dengan saya.

Screenshot_10.png

Dari kecil, akugapernah merasakan kasih sayang, dari siapa saja. Bapak saya, tega ngubunuh akusampe begini. Hanya dikarenakan hal kecil. Saya tidak suka kasih sayang! Saya tidak suka kalauada orang yang mamerin itu, dimuka AKU! ” Sosok makhluk yang tengah ada ditubuhIlham itu bernama Diki. Makhluk yang sampai kini merasuk di boneka Stitch itu.

Ia kembali menjadisosok Ilham, tetapi dengan muka yang masih tetap pucat pasi.

“Terus, ingin loapa? ”

“Mereka selalumamerin hal yang saya tidak suka, di rumah ini. Saya tidak suka itu. Saya mesti melenyapkansalah satu di antara mereka! ”

“Jangan! Janganlakuin itu! ”

Reza datang dariarah kamar mandi menuju ruangan tamu. Di sana ia lihat Rangga yang sedangberdiri bertemu dengan Ilham. Reza cuma lihat punggung Ilham karna Ilhammemang berdiri membelakanginya.

Rangga melihatkedatangan Reza, “Re.. Reza.. ”

Saat itu juga Ilhammenengok secara cepat kearah belakang.

“LARI REZA..!!!! ”Rangga berteriak berikan instruksi karna ia tau tentu Ilham juga akan menyerangnya. Ilham menginginkan menguber Reza tetapi Rangga menahan tangan Ilham. “Cepet lari! Bahaya! ”perintah Rangga

“Apa? Mengapa? ”Reza terlihat bingung

“Cepet Reza lari! Dia ingin ngebunuh lo! ” Rangga tampak mulai tidak kuat menahan Ilham karna ia memberontak.

Tanpa ada sangsi, Rezaberlari meskipun dianya maish kurang tahu dengan apa yang berlangsung.

Ilham memberontak, kesempatan ini, ia mendorong badan Rangga ia terhempas demikian jauh ketembok. Begitukuat tenaga Ilham. tidak, bukanlah Ilham. namun Diki yang ada di dalam badan Ilham.

Ilham berlarimengejar Reza. Meninggalkan Rangga di sana. Tidak lama Rafael serta Morgan kembali. Mereka segera hampiri Rangga. “Apa yang berlangsung, Ngga? ” Morgan

Mereka berduamembantu Rangga bangkit. “Reza dalam bahaya! ”

“Kenapa? Kenapasama Reza? ”

“Ilham.. Ilham maungebunuh dia! ”

“Kok dapat demikian? ”Tanya Rafael antusias

“Nanti ajajelasinnya, saat ini kita mesti tangkap Ilham serta selamatkan Reza” Ranggaberlari kearah Reza serta Ilham barusan lari, walaupun tubuh Rangga masih tetap terasasakit karena hantaman tadi

****

Reza berlarimengitari tempat tinggalnya, bersembunyi dari kejaran Ilham. sedang Ilham terusmencari-cari kehadiran Reza. Reza bersembunyi di balik almari diruang belajar, tempat Ilham temukan boneka Stitch kemarin.

Reza pejamkanmatanya sembari berdoa

PUK!

Ada yang menepukpundak Reza dari belakang. Reza buka matanya, menengok kearah belakang. Tampak Ilham yang tengah tersenyum evil dengan pisau yang ia pegang disebelahkanannya.

“Il.. Ilham.. ”

Reza menutupikepalanya dengan ke-2 tangannya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s